MEMILIKI KTA DIJAMIN MASUK SURGA ; Pertemuan Diduga Aliran Sesat Dibubarkan

KENDAL (KR) – Warga Dukuh Nglumbu Desa Tejorejo Kecamatan Singinarum gempar. Pasalnya di rumah Sukono (30) warga setempat diadakan pengajian yang diikuti 66 pengikutnya, Kamis (6/5) petang. Warga sekitar menduga kalau perkumpulan tersebut merupakan perkumpulan sesat, sehingga saat acara berlangsung warga berniat membubarkanya.
Rumah yang terletak di dekat hutan jati ditengah perkampungan warga tersebut telah lama dicurigai melakukan kegiatan yang tidak semestinya dan cenderung sesat. Ratusan warga sudah melakukan pengepungan rumah Sukono saat acara masih berlangsung dipimpin oleh Seco alias Syekh Siti Jenar (70), warga Ngemplak Sukorejo. Geram dengan kegiatan yang meresahkan tersebut, setelah mengetahui bahwa hari itu di rumah Sukono ada pengajian segera warga berkumpul untuk membubarkan. Bahkan warga bermaksud membakar rumah Sukono.
Beruntung emosi massa dapat diredam saat petugas gabungan dari Polres Kendal menenangkan warga dan mengevakuasi 66 orang pengikut aliran tersebut. Semua pengikut dan pemimpin aliran Ki Seco dibawa ke Mapolres Kendal untuk didata dan dimintai keterangan.
Menurut keterangan, pengikut aliran tersebut tidak ada kewajiban salat lima waktu dan apabila pengikut sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dijamin masuk surga. Untuk mendapatkan KTA tersebut, pengikut harus masuk Partai Pelopor Persatuan Kesatua Republik Indonesia (P3KBI). Karena itu di rumah Sukono, terdapat banyak poster bergambar Presiden pertama RI Soekarno disertai lambang parpol tersebut, Sedangkan ciri khas pengikut aliran tersebut terpasang bendera Merah putih besar di halaman rumahnya. 
Sementara itu Ki Seco mengaku kalau ajaran yang dianutnya tidak sesat. Dirinya hanya menjalankan roh dari ‘Romo Sukarno’, “Sampai saat ini Soekarno masih selalu bersama kita,” ujarnya.
Sedang Camat Ringinarum Irwin Suryono mengaku pihaknya sudah melakukan pembinaan kepada pengikut aliran itu. Di wilayahnya pengikut aliran itu mencapai 25 orang.            (*-5)-a

Pihaknya terkejut dengan kegiatan pengajian yang mendatangkan pengikut dari luar daerah. Apalagi dilakukan pada siang hari. (*-5)-a

http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=215325&actmenu=36

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s